Adsense Sample

Intoleransi Laktosa (bagian 2)

Klasifikasi Intoeransi laktosa

Berdasarkan penyebabnya, intoleransi laktosa dapat di klasifikasikan sebagai berikut :

A. Bentuk bawaan ( sangat jarang )

  1. Kekurangan laktase bawaan
  2. Severe lactose intolerance

B. Bentuk didapat ( sering )

  1. Kekurangan laktase primer
  2. Kekurangan laktase sekunder

A. Kekurangan Laktase bawaan


Jarang sekali ditemukan


Gejala :

- Setelah dapat ASI atau pengganti air susu ibu (PASI) pertama timbul diare, muntah, perut kembung dan bayi sering menangis.

- Feses cair dan berbau asam.

- Berat badan tidak naik.

Diagnosa ditegakkan bila ditemukan kriteria sebagai berikut :

- Gambaran epitel usus halus normal

- Tidak terdapat aktivitas laktase

- pH feses rendah dan reduksi positif

- Tes toleransi laktosa tidak normal

- Tes lactose breath hydrogen positif

Terapi :

Pemberian makanan yang mengandung laktosa sedikit maupun banyak akan menimbulkan gejala seperti diuraikan diatas karena tidak terdapat aktivitas laktase sama sekali ( Dallqvist, 1981 ). ASI tidak boleh diberikan berhubung adanya kadar laktosa yang tinggi, begitu pula formula – formula bayi biasa. Untuk penderita tersebut harus disediakan formula khusus yang tidak mengandung laktase sama sekali seperti Bebelac FL, atau formula kacang kedelai ( Prosobee, Nursoy, Nutrisoya ).

( Sumber : Ilmu gizi klinis pada anak,FKUI, Prof.DR.dr.Solihin Pudjiadi, DSAK )

 

Share and Enjoy:These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • blinkbits
  • BlinkList
  • blogmarks
  • co.mments
  • connotea
  • del.icio.us
  • De.lirio.us
  • digg
  • Fark
  • feedmelinks
  • Furl
  • LinkaGoGo
  • Ma.gnolia
  • NewsVine
  • Netvouz
  • RawSugar
  • Reddit
  • scuttle
  • Shadows
  • Simpy
  • Smarking
  • Spurl
  • TailRank
  • Wists
  • YahooMyWeb
  • Stumble it

Comments are closed.

 
Adsense Linkunit Sample