Imunisasi hepatitis B diberikan sedini mungkin setelah lahir, mengingat sekitar 33% ibu melahirkan di Negara berkembang adalah pengidap HBsAg positif dengan perkiraan transmisi maternal 40% ( IDAI,1999)
Royan said : HBsAg adalah antigen pada virus hepatitis B yang dapat tedeteksi melalui pemeriksaan darah di laboratorium. Jadi bila darah seseorang diperiksa ada HBsAg nya atau hasilnya positif, itu menunjukkan orang itu menderita hepatitis B dan dapat menularkan ke orang lain.
Berikut ini jadwal pemberian imunisasi hepatitis B berdasarkan status HBsAg ibu pada saat melahirkan :
1. Bayi yang lahir dari ibu yang TIDAK DIKETAHUI STATUS HBsAg nya. Langsung diberikan imunisasi dalam waktu 12 jam setelah lahir. Dosis kedua diberikan pada umur 1-2 bulan dan dosis ketiga pada umur 6 bulan. Kalau kemudian diketahui ibu mengidap HBsAg positif maka segera diberikan 0,5 ml HBIG ( sebelum anak berusia 1 minggu ).
Royan said : HBIG kepanjangan Hepatitis B Imunoglobulin , artinya zat kekebalan/antibodi dalam tubuh yang spesifik buat hepatitis B. Zat inilah yang diharapkan dapat membunuh virus hepatitis B dalam tubuh.
2. Bayi yang lahir dari ibu HBsAg POSITIF, langsung diberikan 0,5 ml HBIG dalam waktu 12 jam setelah lahir dan imunisasi hepatitis B dosis pertama. Dosis kedua diberikan pada umur 1-2 bulan dan dosis ketiga pada umur 6 bulan.
3. Bayi yang lahir dari ibu dengan HBsAg NEGATIF diberi imunisasi hepatits B dosis minimal 0,25 ml vaksin rekombinan. Dosis kedua diberikan pada umur 1-4 bulan. Dosis ketiga pada umur 6-18 bulan.
4. Ulangan imunisasi hepatitis B diberikan pada umur 10-12 tahun. (IDAI,1999)
Titer antibodi hepatitis B dikatakan protektif bila titer antibodi anti-HBsAg > 10 μg (mcg/mL). Bila titer berada di bawah ambang pencegahan atau negative maka diperlukan imunsasi ulangan.
Royan said : indikator bahwa seseorang mempunyai kekebalan terhadap hepatitis B adalah anti-HBsAg yang dapat diperiksa di laboratorium melalui pemeriksaan darah. Bila hasil pemeriksaaab anti-HBsAg nya menunjukkan > 10 μg berarti orang tersebut sudah memiliki kekebalan terhadap hepatitis B dan tidak perlu diberikan imunisasi, begitu juga sebaliknya.
Posted April 17th, 2008 under Kesehatan anak-Imunisasi. RSS 2.0 feed.
Leave a response, or trackback.
April 18th, 2008 at 4:01 am
iya pin emang penting banget… tapi kok gw cuma dua kali dulu yaa.. kalo cuma dua kali ada kemungkinan kena nggak
April 19th, 2008 at 12:58 am
aku wis imunisasi durung yo